🇯🇵 3 HARI di FUJI KAWAGUCHIKO: Hotel, Cable Car, Danau Kawaguchiko & Desa Rumah Tradisional
Masih dari trip kita di Jepang. Hai guys, welcome back to our YouTube channel. Di vlog kali ini kita akan ajak kalian jalan-jalan selama 3 hari 2 malam di Fuji Kawaguchiko yang terkenal dengan Danau Kawaguchiko dan tentunya pemandangan Gunung Fuji. Perjalanan dimulai dari Takayama menuju Fuji Kawaguchiko di mana kita akan menginap selama 2 malam di Rakuten Stay at Fuji Kawaguchiko. Langsung aja yuk tonton kesuruhan kita di vlog kali ini. Gila nih udah mendekati area Fuji ya. Sajunya tebal banget. Kayaknya ini baru turun saju deh. Tuh. Wow. Sanju. [Musik] Dinner sudah berantakan, Guys. Lupa bawa kamera vlog. Hmm. Ini ada sayap, ada karage, ada sate, selad, ada ayam. Ayo coba. Ayo. Luisa belajar nyumpit. [Musik] Nah, tuh bisa tuh. Ha, pintar. Hm. Makan nasi juga dong. Bisa nasi juga. Yuk, nasi disarok aja dua. Oke, kecap ya. Ini areanya sepi banget dan lagi hujan sekarang. Dekat banget sama rel kereta. Entar kita makannya di dalam stasiun kereta, Guys. Penginapan kita di Mount Fuji. Ini kita di Rakuten Stay namanya nih. Vila kita tuh bathroom dan kebetulan karena kayaknya kemarin baru bersju lantainya semua full saju dan becek hujan, Guys. Nih. Tuh. Ini kayak bersju sekarang ya. Huh, dingin villa kita untuk 2 malam di Fuji. Kita stay di Rakuten Stay, Mount Fuji. Kita lihat kamar di atas. Ini two bathroom. Let’s go up. Oh, toilet. Let’s turn on. Oke. Woh, ini kamar kita. Dua kasur dan dua kasur lagi di luar seperti ini. Ih, lucu benar. Ini ada dapur. Nyalain dulu. Oke, ini ruang makan. Yes, you can. Thank you. Yes. Ini dapur ruang makan lengkap. Ini ruang tengahnya. Hai. Dan ini naik ke atas. Yap. Cek. Kalau di kamar boleh gak, Cep? By the way, karena kemarin malam kita nyampainya tuh udah gelap terus di lantai atau di di bawah tuh semua tuh udah bersalju full gitu terus kita gerek koper kan lumayan PR banget sih karena dari jalan utama sampai masuk ke rakuten stay-nya itu kurang lebih berapa ratus meter gitulah kalian bisa lihat sendiri kan jalannya tuh basah gitu loh terus ini berada di area kayak kayak perumahan gitu. Jadi bukan area hotel gitu loh, Guys. Jadi perumahan yang disulap menjadi Airbnb dua lantai gitu. Sebenarnya sih cukup nyaman sih, cuman kalau keadaan seperti ini ya lumayan PR sih. 2018 kita tuh udah ke Nagalo dan ke tempat STI untuk kalah sampai saknya ketutup. E ini salju. di sini kita tiba di Lake Kawaguchiko dan nanti kita akan naik ke atas dengan cable car tuh di atas ada cable caranya enggak jauh-jauh amat sih katanya tuh kelihatan di atas sana pagi dari Kawaguchiko. Ini cuman tadi 10 menit dari penginapan kita di Raputen Stay. Aduh Fuji Panoramic Ro Sorry naik ke atas apa namanya? Naik ke atas cable car. Ini tiketnya dewasa 900 return dan anak-anak 450 return. Jadi ini Rp100.000 dewasa. Ini pagi-pagi jam 10 udah antri panjang, Guys. Naik ke atas. [Musik] Turun. Masuk dulu. Masuk dulu. Masuk dulu. Masuk dulu. Masuk dulu. Ayo. Hati-hati. Hati-hati. Ayo masuk masuk masuk. Sebelah sini yang parkiran jangan ke situ kita di puncak lewagiko ini. Wah. [Musik] Kotanya sih gede banget loh. Kota Fuji. Ini harusnya kota ini juga kan ya gede ya gede kita naik ke atas. itu kemarin silau [Musik] sampai juga di atas di puncak sini enggak ada apa-apa ya guys ya hanya ada satu dua toko doang Eh, kalian bisa lihat panorami ke bawah masuk ke souvener shop. Ada jual makanan juga. China ini apa namanya? Gak tahu namanya. Kita di puncak atasnya aja. Tadi di Leawuchci. [Musik] [Musik] Emon tadi ada di situ juga ada tapi beli magnet. di sini aver [Tepuk tangan] [Musik] Untuk main swing ini kalian perlu bayar ya kayaknya sekitar 500 yen ini. Tu dia ternyata masih bayar, Guys. Danau Kawaguchiko. Jadi tadi tuh kita naik ke paling atas sana, Guys. Tuh sampai sana. Ini sekarang jam 10 eh 1125 tuh udah antrenya super panjang. Panjang banget di sana. Sekarang kita udah turun ke bawah. Nah, le Kawakuchiko itu kan cukup besar ya. Jadi kalian tuh bisa berkeliling ke sekitar danau seperti salah satunya spot yang kita berhenti sekarang ini. Ini ada tepat di seberang dari Mount Fuji Panoramic Rowway. Tempat tadi kita naik cable car. Kita mungkin bisa bersantai-santai. Bahkan kalau kalian mau duduk menikmati danau juga bisa gitu. Ayo, ayo, ayo. Tadi kita main ski di sana, Guys. Di seberang naik ke atas. Di seberang dari ski itu ya, di seberang sini itu ada Museum of Toys di sini. Cuma kita enggak sempat masuk, Guys. Ini Nostalgic Toys Museum namanya. Tadi dia bunyi ada kayak lagu-lagu yang kalian tahu enggak sih kalau di Plaza Senayan tuh kalau lagi jamnya berbunyi ada lagu. Nah, kurang lebih seperti itu lagunya di sini Nostalgic Toys Museum. kemarin jadi today’s lunch at Indian restaurant. Makan siang hari ini di kawasan Leka Gochcia. Jadi kita makan makanan India. [Musik] [Musik] Bapak Ibu penakut enggak? Penakut gak? Apa nih? Yang horor-horor takut. Kita sudah sampai di pemberhentian berikutnya lagi. Cuma ini namanya agak susah nih, Guys. Ini kita lagi ada di Iasato Nemba. Nah, ini dia Iashiashi Nosato Nemba. Di sini banyak option makanan halal. Entah kenapa bisa banyak makanan halal di sini, Guys. Sama ada bahasan Indonesianya juga. [Musik] Jadi ini tuh satu desa gitu mirip kayak Siakawago yang kita pergi. Jadi ada rumah-umahum rumah-rumah tradisional gitu dengan apa namanya? Jerami di atasnya gitu loh. Tuh, rumah-rumah tradisional gitu, mirip kayak Shirako. Tapi di sini tuh bagusnya dapat view langsung ke Gunung Fuji. Di belakang pohon ini tuh Gunung Fuji, Guys. Cuma lagi berkabut enggak kelihatan. Ini kondisinya tuh lagi enggak bersju dan enggak hujan kayak kemarin di Sirakawu. Jadi bagus, Guys. Bersih. Nah, rumahnya tuh unik ya. Ada kayak kayak tiga tingkat gitu noh. Agak sedikit berbeda dengan si Rakawago. Jadi dia ada atapnya, ada lantai dua sama ini lantai satunya. Semua di dalam ini toko-toko gitu. Jadi bukan rumah penduduk lagi. Nah, seharusnya kalau kalian datang di bulan April atau pas Sakuranya lagi blooming banget, di sepanjang aliran kali di sebelah kanan gua ini akan ada bunga sakura yang bermekaran. Terus di area yang tadi gua tunjuk itu kalian bisa melihat Gunung Fuji. Cuman sayangnya di sepanjang trip kita di Jepang kemarin Gunung Fujinya tertutup oleh awan. Jadi kita tidak bisa melihat Gunung Fuji sama sekali. Jadi saran kita sih kalau next-nya kalian mau datang ke sini, kalian mungkin bisa datang di pertengahan sampai akhir April ketika bunga sakuranya sedang bermekaran. Tapi kemarin gue T 2 s kita lagi di Oishiy Park. O Park. Sayangnya ini lagi hujan banget. Heeh. Jadi enggak bagus, Guys. Iya. Heeh. Harusnya di sana tuh Fuji ya, L ya? Harusnya Fuji. Kalau enggak salah di sini Fuji deh harusnya. Heh. Terus kalau beda season itu di setiap tamannya ini tuh bakalan beda-beda bunganya gitu, Guys. Heeh. Terus biasanya ada lavender juga katanya. Ada lavender, ada tulip katanya ya. Heeh. Ini cuma lagi musim dingin jadi kayak semuanya masih enggak ada kembangnya. Heeh. Kita hari ini kabut banget soalnya udah sore gitu. Kita cuman ee sebentar. Heeh. Sebentar aja. Jadi kalau di musim kayaknya di spring atau summer tuh bagus. Iya. Bunga-bunga semua mekarnya ini semua tuh bakalan jadi bunga semua kalau summer atau spring. Wah sayang sekali. Jadi dia terlalu banyak sok dia ribet. Kalau apa nanti jadinya enggak bisa balikin ke outlet jadinya [Musik] eh gini dong biar gampang nanti pakainya mungkin buat e mama ya terus ini buat bapak begitu terima dagingnya berbeda pas sama aja Nasi haage ada agedautof ada Susu ayam goreng di tempat duduk. itu enak enak [Musik] Sarapan empat telur plus ubi. Nasi telur tadi e kemarin 4 biji itu 298 yen R30.000-an. [Tepuk tangan] Hari terakhir di Fuji Kawi Kawuchci sebelum kita siang ini menuju ke Gotembah. Fine. Fine. Wah, salju beku, Guys. Huh. Hah. Gila, Fuji ini emang kaw Fuji Kawaguchiko ini magical banget tempatnya. Buat kalian yang ingin pergi dari keramaian Tokyo Osaka Kyoto ini bagus banget. Bahkan di bulan April ini masih ada salju, Guys. Dan ya, itulah akhir dari vlog kita di Fuji Kawaguchiko. Di vlog berikutnya kita akan ajak kalian shopping di Goemba Outlet. sebelum kita menuju ke kota terakhir kita di Jepang yaitu Tokyo. So, jangan lupa subscribe to our YouTube channel and see you on our next vlog. Bye- bye.
Join us on Instagram: https://www.instagram.com/jktdelicacy/
__________________________________________________
Tonton Vlog Sebelumnya:
__________________________________________________
Booking Tour/ Wisata di applikasi “KLOOK”
Diskon 8% (up to IDR 150.000) dengan Promo Code:
👉🏻 “JKTDELICACY” (Khusus new customer)
Sign Up Klook Dapet Credit IDR 75.000
Lewat Link ini 👉🏻 https://s.klook.com/c/7wd4Kx4p3J
__________________________________________________
#IyashiNoSatoNenba #Fujikawaguchiko #MtFuji #MtFujiPanoramicRopeway
__________________________________________________
SHOOTING GEAR:
– CAMERA VLOGGING: https://s.shopee.co.id/6phoGezr2Y
– ACTION CAM 4K WATERPROOF: https://s.shopee.co.id/9zi9xgQ4Zq
– MIC EXTERNAL SHOTGUN: https://s.shopee.co.id/3VUg9RQl09
– WIRELESS MIC SMARTPHONE: https://s.shopee.co.id/4L0TIBO8vv
– WIRELESS MIC 4in1 CAMERA: https://s.shopee.co.id/1qMSDftjw8
– TRIPOD PROFESIONAL: https://s.shopee.co.id/7zx5Y81HS6
– HIGH SPEED SD CARD: https://s.shopee.co.id/3fo6PgNjcp
Business: jktdelicacy@gmail.com
________________________________________________________________
Ishikari Lore by Kevin MacLeod is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 license. https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Source: http://incompetech.com/music/royalty-free/index.html?isrc=USUAN1100192
Artist: http://incompetech.com/